Relikui Gembala Hujan

Tiupan angin di kaki gunung
Menyambut kelam langit pekat
Gemericik air di atas embun
Basah
Guruh menyalak di bawah ufuk

Nun jauh gumpal kabut berkelindan
Berarak di punggung lintang utara
Berkisah hikayat sore
Temaram

Syahdan. Aku bertolak
Di sapuan kerikil gurun gersang
Kuangkat terompahku tinggi-tinggi
Dijejalkannya sekujur kaki
Kutelan dingin menepi di kaki bukit

Aisyahku di Jabalkat
Tunggui keledaiku ini berhenti meringkik
Dia rajin mengutuki batu dan pasir
Tak henti
Surainya menyusut kumal

Kumohon, sebentar lagi saja
Urungkan niat mendung
merayakan hal-hal masgul
Sampaikan kabar kami

Tolong kami.
Berbelas kasihlah.








Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Komentar

Postingan Populer