Luput

Jangan sekali-kali menyepelekan nikmat ingatan. Ingatan hidup saat diri anda terjaga. Saya sejatinya ingin mengancam anda. Iya, karena anda tak akan suka dengan runut akibatnya kelak. Kami biasa menyebut ini : luput.

Luput bermula dari laku tak acuh. Luput adalah delta dari segala bentuk ketidaksiapan dan keengganan. Orang tak sungkan berkilah, merasa dirinya benar meski berlumur kebohongan. Dia merasa tak pernah salah. Orang tak malu lagi bertudung munafik.

Jika luput adalah bentuk setengah matang dari ingkar, mengapa manusia masih bisa terbahak dengan pongah atas keluputannya? Mengapa Tuhan tidak murka?

Jika lupa dan salah adalah hal rutin, apakah luput itu pertanda agar Tuhan selalu diingat umat-Nya?

Saya hanya minta satu hal andaikata saya terjerembab dalam luput : maafkan saya.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Komentar

Postingan Populer